Doni Monardo: Pemprov DKI Tak Pernah Izinkan Kerumunan Acara Rizieq Shihab

Doni Monardo: Pemprov DKI Tak Pernah Izinkan Kerumunan Acara Rizieq Shihab

Ketua unit pekerjaan (satuan tugas) perlakuan covid-19 doni monardo menjelaskan. Aktivitas yang memunculkan keramaian orang dengan jumlah banyak. Sama seperti yang berlangsung di petamburan. Jakarta barat pada sabtu (14/11/2020). Tak pernah memperoleh izin dari pemerintahan propinsi dki jakarta.

 

“pemerintahan propinsi dki. Tak pernah meluluskan. Tolong jadi perhatian. Jadi saya ulang. Pemerintahan dki tak pernah meluluskan.” tutur doni dalam pertemuan jurnalis secara virtual dari wisma olahragawan kemayoran. Jakarta. Minggu (15/11/2020).

Selanjutnya. Doni monardo menerangkan jika gubernur dki jakarta anies baswedan sudah keluarkan surat hal larangan berkaitan aktivitas yang memunculkan keramaian selama saat limitasi sosial bertaraf besar (psbb) peralihan. Lewat wali kota jakarta pusat. Hingga doni meminta supaya info itu tidak jadi kesalahan di tengah-tengah warga.

“gubernur dki. Lewat walikota jakarta pusat. Sudah membuat surat. Kami dapatkan dari pemerintahan dki jakarta. Ya. Satu kali lagi. Agar tidak ada kesalahan dalam kabar berita. Jika pemerintahan dki jakarta dari awalnya tidak memberi izin ya.” kata doni.

Dalam masalah ini. Satuan tugas dki jakarta sudah memberi ancaman keras dan tidak pandang bulu pada beberapa pelanggar ketentuan ketentuan gubernur nomor 79 tahun 2020 mengenai implementasi disiplin dan penegakan hukum prosedur kesehatan selaku usaha penjagaan dan pengaturan corona virus disease 2019.

Tentang hal ancaman itu sudah dikasih ke sekitar 17 orang berbentuk denda sejumlah 1.5 rupiah dan ancaman fisik ke 19 orang yang menyalahi prosedur kesehatan pada aktivitas di petamburan. Atas hal tersebut. Doni menghargai ke team satuan tugas dki jakarta atas penegakan hukum sama ketentuan yang berjalan itu.

“kami memberi animo ke team satuan tugas dki. Yang pun tidak pandang bulu pada mereka yang lakukan pelanggaran pada prosedur kesehatan. Khususnya yang tidak memakai masker pada acara yang diadakan saat malam hari di petamburan.” papar doni.

“dengan memberi ancaman ke 17 orang. Dan memberi ancaman fisik ke 19 orang. Untuk yang 17 orang. Dikenakan ancaman denda. Hingga dana yang terterima oleh satpol pp dki sejumlah 1.5 juta rupiah.” tutur doni monardo.

Di lain sisi. Doni menjelaskan jika gubernur dki jakarta anies baswedan sudah melontarkan surat denda administrasi sejumlah 50 juta rupiah ke panitia pelaksana aktivitas yang memunculkan banyak keramaian orang di petamburan.

Menurut dia. Jumlah denda itu adalah yang paling tinggi. Doni menyebutkan. Jika pada masa datang hal tersebut terulang kembali. Karena itu faksi pemerintahan propinsi dki jakarta akan melipat gandakan besaran denda itu.

“gubernur anies. Sudah mengirim team yang dipegang oleh kasat pol pp. Untuk sampaikan surat denda administrasi beberapa 50 juta rupiah ke panitia yang mengadakan acara itu. Denda ini ialah denda paling tinggi. Dan jika di masa datang. Masih terulang lagi. Menurut gubernur anies. Denda itu akan dilipatgandakan jadi 100 juta rupiah.” terang doni.

Ketua satuan tugas perlakuan covid-19 doni munardo sampaikan pesan dan anjuran pada hari pahlawan. Doni monardo ajak kita jadi pahlawan kemanusian di zaman wabah covid-19.

 

error: Content is protected !!