Arab Saudi Larang Sementara Indonesia Kirim Jemaah Umrah Usai 13 Orang Positif COVID-19

Arab Saudi Larang Sementara Indonesia Kirim Jemaah Umrah Usai 13 Orang Positif COVID-19

Berita terbaru dari arab saudi jika negara itu larang sesaat indonesia kirim jamaah umrah.

 

Konsul haji dan umrah di konsulat jenderal republik indonesia (kjri) di kota jeddah. Arab saudi endang jumali menjelaskan sekarang ini faksi saudi melakukan penilaian berkaitan penerapan prosedur kesehatan untuk covid-19 dan banyak kebijakan penerapan umrah di periode wabah ini.

Baru seputar dua minggu. Arab saudi meluluskan jamaah di luar negeri terhitung indonesia tiba untuk berumrah. Negara ka’bah itu kembali lagi memutus larang indonesia kirim jamaah umrahnya. Keputusan itu diambil secara sepihak oleh arab saudi sesudah merasakan ada 13 jamaah dari indonesia yang terkena covid-19. Sesudah jalani test swab waktu jalani karantina 3 hari di hotel tempat mereka bermalam.

Mencuplik voa indonesia. Rabu (18/11/2020). Endang jumali. Konsul haji dan umrah di konsulat jenderal republik indonesia (kjri) di kota jeddah. Arab saudi benarkan berkenaan ada larangan sesaat untuk indonesia untuk kirim jamaah umrah. Ia menambah saat ini faksi saudi melakukan penilaian berkaitan penerapan prosedur kesehatan untuk covid-19 dan banyak kebijakan penerapan umrah di periode wabah covid-19.

“hingga larangan untuk jamaah dari indonesia cuman memiliki sifat sesaat yang peluang untuk penilaian bermacam faktor. Baik di arab saudi atau di indonesia.” kata endang.

Endang menjelaskan semenjak umrah untuk jamaah di luar negeri dibuka pada 1 november lalu. Arab saudi baru meluluskan indonesia dan pakistan untuk kirim jamaah umrah. Ia mengaku saudi tidak mengeluarkan perincian negara yang bisa memberangkatkan jamaah umrah. Riyadh pun tidak membuat informasi sah mengenai larangan sesaat untuk jamaah umrah dari indonesia.

Kepala sub direktorat umrah kementerian agama. Ali zakiyudin. Menjelaskan pemberhentian sesaat umrah untuk jamaah asal indonesia itu dikerjakan oleh pemerintahan arab saudi buat menilai bagaimana mengoptimalkan usaha untuk mendesak penyebaran covid-19 antara jamaah umrah.

Ali akui belum mengenali apa semenjak 1 november lalu ada juga jamaah umrah dari pakistan yang terserang covid-19 seperti dirasakan 13 jamaah indonesia. Ia menyangka penilaian itu akan fokus pada imbas kesehatan dari pembukaan umrah. Apa penerapan umrah semenjak 4 oktober telah sesuai prosedur kesehatan diputuskan pemerintahan saudi.

Penilaian itu untuk menyaksikan tingkat kedisiplinan jamaah umrah dalam melakukan prosedur kesehatan. Apa jamaah di luar negeri yang tiba untuk berumrah alami kesusahan dan bermacam hal berkaitan.

Ali bercerita 13 jamaah yang terkena covid-19 saat ada di mekkah telah jalani test swab saat sebelum terbang ke arab saudi dan dipastikan negatif hingga bisa pergi. Sekitar delapan jamaah berawal dari kelompok umrah gelombang pertama dan lima kembali yang positif berawal dari gelombang ke-2 .

Ali tidak dapat pastikan kapan indonesia dapat memberangkatkan kembali lagi jamaah umrah. “untuk informasi lebih persisnya s/d ini hari belum. Menjadi yang terang untuk ementara pemberhentian dalam rencana penilaian. Sebab tidak ada keluarkan secara sah. Kita sama tahu saat 1 november arab saudi membuka tingkatan untuk negara lain. Kita juga tidak mendapatkan keluarkan sah.” tutur ali.

Menurut ali. Kementerian agama akan menilai kembali lagi pemberangkatan jamaah umrah semenjak 1 november sampai saat sebelum tidak boleh kembali lagi. Faksinya akan pastikan jamaah saat sebelum pergi masih steril atau bebas dari covid-19 sesudah test swab. Kementerian agama akan mensosialisasikan ke jamaah umrah supaya pahami prosedur covid-19 yang berjalan di arab saudi.

Semenjak 1 november. Lanjut ali. Telah 224 jamaah umrah pergi pada gelombang pertama. 89 orang pada gelombang ke-2 . Dan 46 orang pada gelombang ke-3 . Jemaah umrah gelombang pertama terbang ke arab saudi pada 1 november. Gelombang ke-2 pada 3 november. Dan gelombang ke-3 pada 8 november.

Cuman 46 jamaah di gelombang ke-3 yang dibolehkan berziarah ke pusara rasulullah di mushola nabawi di kota madinah. Sedang jamaah di gelombang pertama dan ke-2 hanya dapat melakukan umrah tetapi tidak dapat berziarah ke madinah.

Sesudah ditutup semenjak 27 februari sebab wabah covid-19. Arab saudi kembali membuka umrah secara setahap mulai 4 oktober kemarin. Step pertama dan ke-2 umrah cuman untuk warga saudi baik masyarakat saudi dan non-saudi. Sedang di step ke-3 semenjak 1 november. Saudi meluluskan jamaah di luar saudi untuk berumrah.

Pemerintahan arab saudi meluluskan umrah kembali lagi mulai 4 oktober 2020 sesudah seputar tujuh bulan dibatalkan sebab wabah covid-19.

 

error: Content is protected !!