Anggaran Pendidikan RI Kebanyakan untuk Gaji Guru, Kualitasnya?

Anggaran Pendidikan RI Kebanyakan untuk Gaji Guru, Kualitasnya?

Bank dunia mengeluarkan laporan dengan judul how indonesia’s subnational government spend their money on education. Tersingkap jika 86 % bujet pengajaran di wilayah cuman untuk upah guru. Bukan peningkatan kualitas pengajaran.

 

Sekitar 86 % digunakan untuk “upah dan sokongan guru”. Sesaat infrastruktur cuman 5 % saja. Ongkos operasional cuman 3 %. Dan training guru cuman 1 %.

“maka memang dari 27 kabupaten/kota yang kami survey… Lebih kurang 86 % dari keseluruhan bujet mereka didistribusikan untuk upah guru.” tutur ekonom bank dunia. Rhytia afkar. Rabu (18/11/2020).

Jatah paling besar bujet 86 % itu untuk upah guru pns. Tetapi ada pula untuk guru kontrak dan honorer. Rhytia menyebutkan ada pula area yang bujet personelnya capai 90 %.

Kabupaten sragen mempunyai peruntukan paling tinggi. Yaitu 96 %. Sesaat peruntukan di surabaya ialah yang terendah. Yaitu 56 %.

Bank dunia berbicara. Bujet upah guru yang tinggi membuat sebagian besar kabupaten/kota tidak punyai banyak bujet untuk program kualitas pengajaran.

Masalahnya bank dunia menyebutkan bujet upah guru yang tinggi belum pasti menggambarkan kualitas.

“bekasnya cuman 14 % untuk berbelanja non-gaji. Berbelanja non-gaji ini dapat meliputi misalkan program bosda atau beasiswa. Teacher pelatihan. Itu seluruh masuk di situ.” terang ekonom bank dunia.

Bank dunia menyebutkan factor upah tinggi belum pasti menggambarkan tingginya kualitas.

Berdasar servis delivery indicator (sdi) dari bank dunia. Tidak ada guru yang capai score minimal 80 pada test bahasa indonesia. Matematika. Dan pedagogi — pengetahuan seni jadi guru.

Bila cuman menyoroti bahasa indonesia dan matematika. Cuman ada 13 % yang mendapatkan nilai 80.

“rerata. Beberapa guru mempunyai nilai minimal 63 % di bagian bahasa dan matematika. Dan minimal 40 % pada sektor bahasa. Matematika. Dan pedagogi.” catat bank dunia.

Laporan bank dunia lalu menyebutkan kenaikan kualitas guru di indonesia adalah hal penting ingat peruntukan upah yang tinggi.

Peruntukan bujet upah guru di indonesia rupanya semakin tinggi daripada beberapa negara dengan mekanisme pengajaranya maju. Misalnya finlandia.

Pembagian bujet upah guru di indonesia semakin tinggi dari negara dengan mekanisme edukasi perform tinggi. Terhitung finlandia. Norwegia. Belanda. Dan amerika serikat. Catat bank dunia.

“maka memang untuk beberapa negara yang high performing. Semakin besar pembagian yang mereka distribusikan untuk berbelanja non-gaji.” terang rhytia.

Meskipun begitu. Dia tidak dapat menyebutkan jumlah bagus pembagian berbelanja upah dan non-gaji. Hal tersebut perlu dihitung sama keperluan.

“tetapi kita tidak dapat menyebutkan bagus proportion. Harus disaksikan berdasar keperluan yang ada.” katanya.

Menteri pengajaran dan kebudayaan (mendikbud) nadiem makarim mengeluarkan ide merdeka belajar dalam perguruan tinggi atau universitas merdeka di jakarta. Jumat (24/1/2020).

 

error: Content is protected !!